-->

Tuesday, October 14, 2014

Lilin


Satu-persatu motor dan mobil datang dan pergi di depan sekolah.
Aku segera beranjak dari tempat dudukku di depan pos satpam. giliranku tiba. jemputanku telah datang.

Di jalan angin bertiup agak kencang, membangkitkan kantuk yang sedari tadi mendesak untuk ku rasakan. Biasa saja. hari ini memang hari yang biasa saja.

Ku langkahkan kakiku menuju kamar ketika sampai di rumah. udara siang mungkin bersekongkol dengan angin di perjalanan tadi, membangkitkan kantuk. Jam dinding menunjukkan pukul 2, masih biasa saja. Dengan malas ku gerakkan badanku sedikit demi menggapai handphone yang ku letakkan di atas lemari, berjarak sekitar 5 cm dari kasur.

Jariku menggeliat malas di atas layar handphone, menjelajah timeline salah satu messenger. masih biasa saja.

Sebuah pesan tiba-tiba masuk, membuat ringtone berbunyi lonceng berdering 1x. Segera ku sentuh dropdown menu di atas layar, yang segera mengantarku ke chatbox pesan tersebut.



"Selamat ulang tahun."







///jam-jam madesu ///gatau mau nulis apa ///entah maksudnya apa:)))

Saturday, October 11, 2014

Pentas Seni

.


Sorotan pertama tertuju pada dua sosok remaja di sebelah kanan panggung, yang mulai menyapa para penonton dengan semangat 45.
Di susul dengan sorak sorai penonton, terlihat satu persatu anak kecil seumuran sekolah dasar berbaris memasuki panggung, mengenakan ikat kepala dan rok dari kain batik warna coklat muda. Penonton tertawa gemas, dan bertambah riuh saat musik di mulai dan anak-anak itu dengan lucunya menyanyikan lagu-lagu tradisional.

Tirai kembali tertutup ketika mereka selesai bernyanyi, di iringi tepuk tangan dari para penonton. MC acara tersebut pun muncul kembali, dan menyerahkan giliran berbicara kepada sang ketua panitia, untuk memberikan sambutan.
Sambutan yang awalnya serius dan sedikit gugup pelan-pelan cair dengan sentuhan senda gurau dari sang ketua, yang kemudian membuka acara inti. Semua penonton bertepuk tangan, pementasan drama dari para siswa itu pun di mulai.

Pementasan drama itu berlangsung meriah. Aksi spektakuler dari para artis satu malam itu berhasil mengambil hati para audience. Dari mulai adegan mendebarkan dan mencekam sampai humoris, semua terkemas menarik dalam sebuah alur cerita yang terselip pesan yang berarti, "Masih ada Asa di tengah keputus asaan"

Musik meriah dan kolosal tari menutup acara pensi malam itu, penonton bertepuk tangan, puas dengan apa yang di tampilkan oleh anak-anak yang baru seumuran SMA.

Tirai panggung tertutup. Gelap.








EAAAAAAAAA tulisannya serius banget :)))))))))))))))))))))))) /rat. padahal sebenernya cuman mau nyeritain kalo semalem abis nonton pensi SMA Bias padahal besoknya uts biologi sama pkn :)))) kbay XD

Thursday, August 07, 2014

Toyota Seatbelt Art Contest ; Help Vote x)

Haaai barusan buka blognya kak sonia eryka, ada post tentang Toyota Sealbelt Art Contest! x)
Apasih itu? /sok monolog/

jadi ternyata setelah di baca /oke/ /padahal jelas/ itu adalah kontes desain sabuk pengaman yang di adain oleh toyota:3 dan karena hadiahnya lumayan jadi akhirnya ikutan :)) gajuga sih._. emang karena pingin iseng padahal besok sekolah dan skrng belum tidur2 :)) ga kapok telat emang /oke

kalian ikutan juga yok XD selain hadiahnya lumayan menurutku juga seruuu bgt bisa iseng-iseng bikin seatbelt desain kamu sendiri XD terserah mau di kasih apa ajaa, tinggal kasih pattern sesukamu lewat photoshop atau aplikasi edit foto lain di laptop mu:3 bahkan karena jaman makin canggih sekarang di hape juga bisa /oke/

caranya gampaaaang bgt tinggal klik link di bawah ini B)


atau link di paling atas tadi juga bisaaa. oiyaa kalo mau liat bikinan iseng ku bisa klik link di bawah ini dan jangan lupa klik tombol vote yaaa *modus*


gadeng sebenernya itu jelek bgt garapi gajelas:))) tapi lumayan buat iseng2 /oke

kbay XD

Sunday, August 03, 2014

Minal aidzin wal faidzin°^^^°

lupa ngucapin.....:))) /telat aja/

minal aidzin wal faidzin yaa mohon maaf lahir batin:"333 /keik krik krik/

#rain

eak judulnya sok galau ajaa:)) /gak

assalamualaikum blogger lama ga ketemu:""33 sarang laba-laba dimana-mana dan statistik bentuknya udh kayak perosota  n aja:">>>

ini udah malem jam 23:55 di jogja, H-5menit menuju hari minggu. besok aku mau ke magelang gaes jd aku seneng bgt:">> alhasil gak bisa tidur......../sok insom
sebenernya lg semakin galau juga sih, bentar lagi udh masuk sekolah aja:">>> galau, aku udh naik kelas 11 loh btw xDDD #ratrinaikkelas /ok. masuk kelas XI MIA 1 /eaaaa:)) gatau gmn bisa masuk mia pada akhirnya, walopun dgn nilai pas-pasan pake bgt /sujud syukur/, tp jadi makin galau berasa mau pindah jurusan aja ((belom juga kbm normal)), kurikulum 2013 sounds creepy tp kayaknya asyik jugaa:"33 tp tetep aja takut. takut gak bisa ngejar temen-temen di kelas:"> takut ini takut itu /?.

jadi makin curhat...

oiya, mau kasih random question seperti biasanya :)) /modjs rame komen /gak. tp ini serius :">

pertanyaannya : kalo kalian di suruh milih antara 2 pilihan yang sangat berat, menurut kalian apa pilihan itu? /bahasa belibet /okai
contoh : antara sahabat atau orangtua /ea, atau antara kudu jalan ke mall sama temen atau nemenin ibu ke kondang.

di jawab yaaaa:">>>>> udh ngantuk. bye xD

Friday, May 23, 2014

wild geese that fly with the moon on their wings



Gara-gara lagi lelah terus iseng nyanyi-nyanyi gajelas ost the sound of music yang my favorite things, liriknya jadi terngiang-ngiang di otak(?).

Terus jadi iseng mikir, mikir tentang angsa. Padahal besok pagi mau ulangan matematika dan belum belajar. #siswiteladan #ok

akhirnya, keinget dulu pernah di kasih tau fakta-fakta yang super haru-able (??) Tentang migrasi angsa, dan akhirnya barusan googling, dan ketemu:)) /kebanyakandan

Terus pengen nulis di blog deh /okterus

Jadi, angsa itu keren bgt huaahhaha. Sebenernya yang keren yg nyiptain sih B) /ea/ tp ya keren lah.
Mereka itu kayak icon dari sebuah cinta, persahabatan dan keluarga /ea lagi/

karena, berasarkan penelitian mengenai mereka :

Mereka itu bermigrasi bersama kawanannya (istilahnya temen-temen atau keluarga besarnya lah budhe pakdhe eyang ponakan gitu /garing/), dalam formasi yang bentuknya huruf V yang biasa kita liat di langit2 gitu kalo pas ada /yaiya/.

Sebenernya formasi ini gak asal-asalan, jadi semua udah Allah atur jd kece:"3 /ea/

Angsa yang paling depan, adalah angsa yang paling kuat. Dia itu bantuin meringankan beban angsa-angsa di belakangnya dari angin yang kencang. Jadi nggak usah ngepakin sayap terlalu capek:")

Karena, kalau angsa terbang di depan angsa lainnya, otomatis si angsa yang di depan itu memberi dorongan lebih buat angsa di belakangnya, istilahnya membuka udara yang ada biar si angsa di belakangnya bs lewat.

Terus, kalau ada angsa yang sakit atau ketembak atau terkena suatu insiden dan jatuh, dua angsa lain bakal ninggalin formasi dan nemenin dia di bawah, sampai dia sehat dan bs terbang lagi, setelah itu mereka gabung kawanan lain buat nyusul temen2nya yg udh duluan. Well, mereka nggak mandang bulu (?) Lah siapa yang mau ikut.

Terus, kalo suka denger suara-suara mereka pas terbang, itu riset membuktikan /ea/ itu adalah suara2 angsa di barisan belakang, yang nyemangatin pemimpin formasinya, biar gak cepet capek:"3

Dan kalau emg udh capek, nanti dia mundur ke belakang dan di gantiin angsa lain.

Keren bgt gak sih huah!!!!!!:")))) /norak
Di quran ternyata juga di tulis, kalau kita di suruh untuk mengamati burung-burung di langit, karena ternyata mereka gak cuman terbang terus nelek sembarangan dr atas:"))))) subhanallah /oke /religius

Burung aja bisa kayak gitu, padahal mereka gak punya akal kayak kita. Lah kita yang punya akal aja, mau nganterin temennya ke kantin aja susah:") /aku /kadangmales /oke.

Jadiii kita harus seperti burung angsa bagi temen2 kita (?), jangan ngarep di burung angsa-in (???) Terus:") /noteformyself /okemelankolis

Sekian postingan gaje ini, semoga bermanfaat, wasalam.

Tuesday, May 20, 2014

Reisha /ea

MORNING BLOGGERs selamat hari kelulusan:"3333 mau pamer hari ini aku libur bwahahahhaahhahahahaha. gak tau sekolahku lagi baik bgt atau gmn tapi LIBUR men:") seneng bgt. dan mei emang banyak libur so yeah (?).

karena nggak ada ide buat posting curhat2 kayak dulu, dan emang nggak ada yang penting, aku mau ngepost cerpen aja ya.......... /eangepostcerpen /padahalgabisabuat

ini sebenernya cerpen yang terpaksa ku buat gara-gara ada tugas bahasa indonesia, disuruh membuat cerpen satu kelas (?)..... /failtatabahasa

tapi sebenernya aku suka buatnya sih XD soalnya seruuu bisa berkhayal2 nggak jelas gitu:)))

*monolog*

oke langsung aja ya, ini dia. jangan kaget. karena random.


REISHA
 oleh: Ratri Sekar W – XA/23 (hazeg nomer absen /?)

Ini sudah H-7 menuju Ujian Nasional, dan hal pertama yang ku fikirkan setelah bangun pagi ini adalah; perdebatan ku dengan orang tuaku semalam, yang tidak mau mengantarku ke sekolah lagi setiap hari, atau bahkan sudah lupa bahwa aku adalah anak mereka.
Well, mungkin tidak sedramatis itu, aku hanya melebih-lebihkan nya sedikit dengan sewajar-wajarnya, atau mungkin tidak.
Orang tuaku baru saja mendapat tawaran proyek besar di perusahaan mereka, yang dengan bijaknya mereka terima padahal anak semata wayangnya 7 hari lagi akan melaksanakan Ujian Nasional, yang tidak lain menjadi salah satu faktor penentu masa depannya. Alhasil, mereka mendeklarasikan bahwa tidak akan bisa mengantar dan menjemputku ke dan di sekolah selama 1 bulan kedepan. Dan dengan sangat rasionalnya menyuruhku untuk naik angkut sekolah untuk pergi ke sekolah setiap harinya.
Sebagai anak yang terbiasa bangun siang dan di antar mobil pribadi yang damai dan jauh dari jangkauan dunia luar, aku jelas tak bisa menerimanya begitu saja, walaupun pada akhirnya —karena tidak mau jadi anak durhaka — terpaksa menuruti keinginan orang tua tercinta.
Aku mematikan alarm hapeku dengan sebal, lalu segera mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi, masih dengan mata setengah tertutup. Setelah selesai makan dan sikat gigi dengan tingkat ke ikhlasan 0,1%, aku segera mengambil tas dan memakai sepatu, lalu berjalan kaki menuju halte angkut sekolah, kendaraan luxurious baruku yang akan menemaniku 2 minggu kedepan.
Angkut sekolah adalah program pemerintah di kotaku, seperti angkut-angkut biasanya, hanya saja angkut ini khusus untuk para pelajar dan memiliki halte sendiri di setiap sudut kota. Betapa baik hatinya mereka mengadakan program yang sangat membantu ini.
Setelah menunggu beberapa menit, angkut tumpanganku akhirnya datang. Aku segera melangkah masuk dengan muka terlipat dan segera mencari tempat duduk.
Mataku tertuju pada satu tempat duduk kosong di kursi dobel deretan agak belakang, ku lihat seseorang seumuranku sudah duduk di salah satunya.
“permisi, boleh duduk disini nggak?” kataku pelan, takut mengganggu orang itu yang sepertinya sedang asyik melihat keluar jendela. Ia seraya menoleh ke arahku dan tersenyum .
“boleh laah, sini duduk” jawabnya ramah. Aku pun segera duduk dan membenarkan posisi tasku. Hening sejenak, ia tiba-tiba angkat bicara.
“baru pertama kali naik ya?” tanyanya ramah.
“hehe iya nih, kamu udah sering?” jawabku sambil balas bertanya, basa-basi.
“pantesan baru liat sekarang, hmm iya lumayan juga, habis nggak ada kendaraan” jawabnya lagi.
“ohh..” jawabku seadanya.
“hehe, kenalin ya, aku Reisha” ujarnya lagi lalu mengulurkan tangannya.
“eh iya, aku Dea” jawabku seraya menjabat tangannya.
Percapakan kami pun berlangsung seru. Ternyata, Reisha anaknya asik juga. Ia memiliki banyak topik untuk kami bicarakan berdua, yang membebaskan ku dari kebosanan di angkutan ini. Ia juga sempat menanyakan rumah dan sekolahku. Ternyata, kami memang seumuran. Ia juga kelas 12, sama sepertiku.
Percakapan kami pun terputus ketika angkut berhenti di sebuah sekolahan. Mungkin sekolahan Reisha. Ia segera pamit padaku lalu turun.
“ini sekolahmu Reis?” tanyaku ketika ia bersiap-siap turun.
“iya Dey, duluan yaa” katanya sambil tersenyum. Aku melambaikan tangan dari dalam angkut saat dia sudah berdiri di depan sekolahnya.
Aku melihat ke belakang, perlahan menjauh dari sekolahan itu. Aku melihat Reisha tidak segera masuk kesana, mungkin menunggu teman. Angkutan pun terus melaju, aku kembali sendirian dan fokus mengamati jalan di depan.
****
Sudah hampir seminggu aku menjalani hari-hariku tiap pagi dengan angkutan kesayangan, di temani Reisha yang selalu setia bercerita seru denganku. Kadang-kadang saling curhat tentang sekolah, berbagi keluh kesah sehari-hari, sampai belajar bareng materi-materi ujian nasional. Naik angkot jadi tak seburuk yang ku bayangkan, bahkan lebih seru. Aku jadi lebih bersemangat sekolah dan belajar karena Reisha dan cerita-cerita serunya, ia memang pandai bercerita.
Hari ini adalah hari ke 5 sejak hari pertama aku naik angkot sekolah, dan setelah hari minggu besok, senin nya aku dan semua anak kelas 12 di seluruh pelosok negri akan melaksanakan ujian nasional, termasuk Reisha.
Angkot yang ku tunggu sudah datang, aku segera masuk dan mendapati Reisha sudah duduk di tempat biasa. Dengan riang gembira aku menyapanya, tapi sepertinya hari ini ia sedang tidak enak badan, mukanya pucat sekali.
“lu sakit Reis? Lesu amat” jawabku sok berlogat jakarta dengannya, berusaha menghiburnya.
“iya nih, ga enak badan gue” jawabnya lesu, tapi tetap tersenyum walau bibirnya sepucat salju.
“kebanyakan mikir UN sih, udah gak usah di pikirin, kamu pasti bisa Reis, kan kamu pinter” seruku memberi semangat. Ia hanya terdiam sambil tersenyum, sepertinya ia memang sedang tidak enak badan hari ini.
Di perjalanan, Reisha tetap setia mengobrol denganku seperti biasanya, hanya saja hari ini dia yang lebih banyak mendengarkanku karena sedang tidak enak badan.
Di tengah-tengah asyiknya ngobrol, seperti biasa angkutan kami berhenti di depan sekolah Reisha. Dengan berat hati aku melepasnya pergi, atau lebih tepatnya turun angkot dan masuk ke sekolahnya seperti apa yang memang seharusnya ia lakukan.
“Dey, aku duluan yaa, semoga besok sukses UN nya. Jangan lupa berdoa, jangan kangen aku ya” katanya sambil melambai ke arahku lalu turun dari angkot. Aku balas lambaiannya, jangan kangen? Memangnya dia mau kemana? Besok senin kan kita masih ketemu? batinku.
Keherananku terlupakan sejenak ketika melihatnya dari dalam angkot yang semakin menjauh, ia masih saja tidak langsung masuk ke sekolah, seperti menunggu seseorang. Mungkin tadi ia hanya bercanda. Angkot ku terus melaju.
****
Hari penderitaanku tiba, hari pertama Ujian nasional. Hari ini orangtuaku sedikit berbaik hati padaku dan menawarkan tumpangan ke sekolah, karena ini adalah hari pertama anaknya akan menderita selama kurang lebih 3 hari. Aku menerimanya dengan senang hati, walaupun agak tidak enak pada Reisha karena hari ini tak bisa menemaninya naik angkutan. Baru saja ku niatkan untuk pamit pada Reisha selama satu hari lewat sms, tapi barusadar kalau selama ini kita tidak pernah bertukar nomer hape. Jadi ku kurungkan niatku dan berharap bahwa dia akan baik-baik saja.
****
Hari ini aku akan kembali menggunakan angkot sekolah. Setelah kemarin berjuang dengan 2 mapel ujian nasional yang agak membuat ku kehilangan nafsu makan, hari ini semangatku agak pulih mengingat aku akan bertemu Reisha di angkot.
Angkutan ku segera tiba, aku bergegas naik dan menuju tempat kami duduk biasanya. Ada yang berbeda, Reisha tidak ada disana.
****
Reisha juga tidak ada disana hari ini, hari terakhir ujian nasional. Aku jadi teringat kata-kata terakhirnya saat kita terakhir kali bertemu, mungkin, dia memang mau vakum naik angkot saat ujian nasional, seperti aku pada hari pertama ujian nasional. Karena penasaran dan sedikit kawatir, aku berniat mencarinya besok pagi, mumpung tidak ada kegiatan pagi yang harus ku lakukan, dan aku bisa ke sekolah siangnya.
Setelah berpisah dengan teman-temanku di sekolah, aku memutuskan untuk pulang naik angkutan, berhubung tukang ojek yang biasa mengantarku pulang sedang ada job di tempat lain.
Setelah angkot tiba, aku segera menempati tempat duduk langgananku seperti biasa. Aku bergeser ke tempat duduk Reisha di sebelahnya yang kosong, mencoba merasakan kehadiran Reisha disana, yang memang mustahil karena Reisha tidak ada lagi disana seperti hari-hari yang lalu.
Baru setengah perjalanan, aku merasa ada sesuatu yang ku duduki. Ku raba dasar tempat duduk ku dengan tangan, ada sebuah kertas disana.
Aku mengambilnya lalu membolak-baliknya, sepertinya cuma kertas kosong, mungkin seseorang malas membuangnya dan meninggalkannya disana. Belum sempat aku melihatnya lebih jauh, kertas itu terjatuh dari tanganku.
Seseorang datang ketika aku berusaha mengambil kertasnya yang terjatuh agak jauh di bawah bangku depan.
“boleh duduk disini nggak?” tanyanya ramah sambil tersenyum, yang tentunya ku iyakan.
“boleh laah, silahkan duduk” jawabku mempersilahkannya duduk di sebelahku. Aku memperhatikan anak itu sejenak, sepertinya aku kenal seragamnya.
Tiba-tiba mataku tertuju pada lambang sekolah yang ada di lengan kiri kemeja anak itu, itu kan lambang sekolahan Reisha? Batinku. Aku yang tadinya bimbang langsung bersemangat, barangkali ia tau dimana Reisha. Ku beranikan diri untuk bertanya.
“kamu dari SMA Bangsa ya?” tanyaku sekedar basa-basi,
“iyaa” jawabnya singkat,
“kok tadi naik nya disana? Kayaknya SMA Bangsa masih agak jauh dari sini” tanyaku memastikan lagi, mengingat anak tadi memang tidak naik dari depan SMA Bangsa.
“ohh iya, tadi aku dari sekolah mampir ke rumah temen dulu, hehe jadi naiknya dari sana, ini mau langsung pulang” ia tersenyum, aku jadi merasa agak sungkan, sepertinya aku terlalu kelewatan bertanya, aku hanya mengangguk lalu diam sejenak.
Beberapa saat kemudian aku memberanikan diri bertanya lagi, ini kesempatan yang tak boleh ku lewatkan kalau mau bertemu dengan Reisha lagi.
“eh, kamu kelas berapa? Aku punya temen namanya Reisha disana, kamu kenal nggak?”, tanyaku hati-hati.
Ia tampak agak kaget, seketika raut wajahnya berubah. Apa yang terjadi?
“maaf, kamu belum tau ya?” jawabnya dengan wajah sedih,
“tau apa?” tanyaku bingung,
“kamu yang sabar yaa.. Reisha meninggal sekitar 2 minggu yang lalu, dia kena serangan jantung di angkot, kayaknya hari itu dia lagi drop banget mikirin UN.. dia takut banget kalau nggak lulus, padahal dia pinter” jawabnya lirih.
Aku shock. Meninggal? 2 minggu lalu? Bahkan seminggu lalu aku baru berkenalan dengannya dan ngobrol selama seminggu penuh di angkot ini. Aku masih tak percaya.
“astaghfirullah, Reisha? Kamu serius? Aku baru aja kenalan sama dia seminggu lalu disini, kamu tadi bilang dia meninggal 2 minggu lalu?”
“ha? Apa aku salah orang? Tapi setauku di SMA bangsa Reisha cuma 1, masa aku bohong kalau dia udah meninggal.. aku dateng ke pemakamannya kok, kebetulan kami seangkatan” jawabnya lagi, dengan raut agak bingung.
Angkot tiba-tiba berhenti, ternyata orang di sebelahku yang mengaku teman Reisha sudah sampai di tujuan. Ia segera berpamitan dan sekali lagi menyampaikan maaf atas kepergian Reisha, aku hanya bisa diam dan mengucapkan terimakasih padanya atas informasi yang samasekali tak bisa ku cerna.
Aku terdiam sejenak setelah dia pergi, masih tak percaya apa yang terjadi barusan. Mana yang benar?
Tiba-tiba, aku teringat kertas yang aku temukan dari tempat duduk Reisha tadi. Dengan susah payah ku ambil kertas itu dari bawah bangku depan. Aku membolak-baliknya lagi, dan ternyata disana terdapat pesan. Perlahan, aku mulai membacanya.  
Dey, mungkin kamu sudah dengar semua tentang aku. Maaf ya, kalo bikin kamu takut. Makasih ya udah mau nemenin aku selama seminggu ini, mungkin habis ini kita nggak bisa ketemu lagi. Kamu tetep semangat yaa, maaf aku nggak pernah cerita apa-apa soal ini ke kamu. Semoga hasil UN mu bagus dey, wakili aku yang nggak sempat ikut UN karena kecerobohan ku sendiri – Reisha.

Aku mematung setelah membaca isi pesan misterius itu, bersamaan dengan angkotku melintasi SMA Bangsa. Ku lihat Reisha masih menunggu di depan sekolahnya yang sudah sepi, ia tersenyum dan melambai ke arahku dengan wajah pucat pasi.  

Sunday, May 18, 2014

Baby Step #edisigalau #bukan

posting ini di tulis beberapa menit sebelum ortu ngajak otw dan mungkin akan tersimpan di draft selama beberapa saat.

*ceritanya mau bikin setengah puisi setengah prosa*

Kau tau,
Daun yang jatuh memang tak pernah membenci angin
Tapi bagaimana dengan pohon?
Setelah Bagian dari hidupnya pergi, ia akan menggantinya dengan yang baru.
Apakah selamanya ia rela?.
semua otomatis terpacu, hukum alam. Daun itu sudah pergi, tak tergapai.

Kau tau,
Mungkin sudah saatnya, membiarkan angin membawa segalanya.
Dan menggantinya dengan yang baru, atau mungkin berdiam sejenak, menikmati kekosongan yang ada.

Kau tau, ku pikir kau sudah tau,
Tapi kau tak pernah mau tau


Sunday, May 11, 2014

In Parallel Universe, what whould i be?

jadi, tadi sore barusan buka grup femind tercinta dan ada project lagi! yang disertai dengan pertanyaan dari kak ins si empu Genderuwo.

"menurut kalian, jadi apasih kalian di Parallel Universe atau Dimensi lain?" 

sebagai anggota yang agak baik tapi gak aktif, saya bersemangat untuk menulis posting tentang ini:)) oke langsung saja!

sebelumnya, bagi yang masih nggak ngerti apa itu Parallel Universe atau Dimensi lain, bisa cek disini *nunjuk ke hati*  *oke lagi ngetren*

*oot*

nah, setelah kalian baca penjelasan yang ada di link di atas, insyaAllah kalian akan mengerti *ea*. sebenernya kalau dari diri sendiri, di bilang percaya, ya percaya aja:)) tp bukan sebagai sesuatu yang magic2 super gimana gimana (?), tapi emang sebagai ciptaan Allah yang sebenernya bisa di selidiki secara ilmiah /eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeak. 

tapi, karena di tanya menurut ku bakal jadi apa, ini jas for fan (?) aja ya, nggak serius-serius:)) karena kalo mau jawab "jadi diriku sendiri /tsah/" itu terlalu mainstream (?). oke udah abaikan.

jadi, kalau ada aku di Parallel Universe, mungkin aku bakal jadi makhluk ini 



abaikan editannya.

deskripsi : 

aku bakal jadi penyihir geek yang suka seni (seperti tertera lukisan di tembok /fail/), bingungan, dan punya sayap warna ijo entah kenapa. 

oke ini ngaco:)))))))
*gomen kak ins* 

kenapa menurut ku bakal jadi kayak gitu, karena gabungan dari beberapa kepribadian yang agak di lebih-lebihin dan itu orang di manganya cantik bgt :))) /okesip /expecttoomuch 

sekian dari saya Wasalamualaikum wr, wb.! XD 


Monday, March 17, 2014

Hanya Beberapa Foto



Judulnya sok misterius sastra2 gitu bwahahah /fail

haloo blog kembali lagi akhirnya saya ngepost lagi, sebenernya di postingan ini akan lebih banyak foto daripada tulisan karna saya males niatnya mau buat photopost yang harusnya saya buat di dartzroom-photoblog.blogspot.com yang terbengkalai.

jadi setelah sekian lama sekolah sekolah sekolaah mulu akhirnya selo juga, dan kemaren minggu kebetulan ada acara sekolahan adekku dan mantan sekolah ku, namanya Bias Family Day. ya, hari keluarga. acaranya asikk bgt pokoknya adek gaboleh keluar dr sekolah itu jadi bisa ikut terus bahahah /gak.

langsung share foto2 nya aja ya bikaz its so kool dan keren kayak summer2 gitu /apasih

oiya btw jangan naksir adekku karna dia so ganteng.




no edit nih /slapped



bantal face





Monday, February 10, 2014

White Shoes and The Couples Company goes to JOGJA! - Ensyclomordia

MAU NUMPANG PROMOOOOOOOOO~~~~~~~~~~ (lagi dan lagi):"3333333

ada yang tau White Shoes and The Couples Company? itu lohh band indonesia yang musiknya mendayu2 berbau retro:"> asik deh. penasaraaan? kebetulan mereka mau tampil di jogjaaa~~~ tepatnya di Ensyclomorida! Event Pensi SMA N 1 DEPOK / Primordia *eaea*

penasaran? langsung klik @BBCevent di twitter ya, atau langsung dateng ke SMA N 1 DEPOK di jalan babarsari. ada tiket box disana buka sampe jam 17.00 wohooo~~~

di Ensyclomordia bakal ada Koala dan Javablanca juga! nggak ketinggalan, ada Sunday Accoustic + One Good Reason! sama yang paling di tunggu2 ada penampilan dari paduan suara SMA N 1 DEPOK:">

biar nggak penasaran nih di kasih liat posternyaa


kewl kan kewl kan?:"> tunggu apalagii~~ bisa ajak temen, keluarga, saudara, kakak adik semuanyaaa. bosen kan sama acara pensi yang gitu2 aja? kudu wajib dateng yang ini:> nyamann pastinya, gak ada ribut2 dan bs pilih tempat duduk yang kamu mauu

acaranya hari Sabtu, tanggal 15 februari 2014. buat jomblo2 yang ga ada kerjaan malem minggu nih:">>> 

Sunday, January 05, 2014

Horror? #FemindinHorror

Olla fellas jadi hari ini dapet project dr Femind Blogger tercinta lagi:3 sebenernya nggak hari ini jg sih tp saya agak ngaret /okesip. Tugasnya suruh nyeritain horror, dan gak boleh celele'an postnya kayak biasanya. Jadi kudu serius. Okee langsung mulai aja

Jadi ceritanya baru2 ini, waktu liburan sekolah ini. Hari itu kebetulan aku lagi gak ada acara keluar /sokbanyakacara /okesip. Nah jadilah beberapa temenku main ke rumah. Ada 3 orang. Di tengah hari, abis beli makan, salah satu temenku pulang. Karena kamarku di atas, aku anter dia kebawah sekalian bukain gerbang. 2 temenku yang lain nunggu di kamar atas.
Pas temenku udah pulang, aku otw balik ke kamar atas.

Sebelum naik ke tangga aku liat2 kucingku gitu kan di bawah, dan pas naik aku rada ga konsen gitu. Aku ngeliat terus ke arah bawah gatau kenapa. Tapi udah nggak ngeliatin kucing.

Aku naik pelan2. Pas udah mau nyampe atas, gatau kenapa tiba2 aku ngangkat kepalaku, yang tadinya nunduk. Aku liat kedepan, masih agak kebawah, bukan pandangan lurus.

Dan disitu ada kaki.
Iya kaki.

Dengan lemotnya aku nggak langsung teriak atau apa, aku loading sejenak.
Aku mikir, apa itu. Aku masih sadar gasadar bahwa disitu ada kaki.
Dan beberapa detik kemudian aku baru njerit, sambil merem terus balik badan ke arah turun tangga.

Dan....

Yang sebenernya ternyata itu adalah temenku, yang nyebelin, yang for no reason duduk disitu. Dan dia langsung ngetawain aku:)) asem bgt emang.

SELESAAAI=))) GIMANA? HOROR GAK?:)))) /rat.
The end XD